-->

Merindukan Islam Yang Solutif


Merindukan Islam Yang Solutif?
.
Pertanyaan yang paling sering muncul adalah seperti gambar ini.
Dan seperti ini:
Kalau memang riba itu haram, terus solusinya gimana?
Gimana kalau butuh modal untuk mulai usaha?
Gimana kalau butuh modal untuk beli rumah/kredit?
Ini jawaban versi saya 
Jika butuh modal untuk usaha:
1. Gabung ke komunitas pengusaha bebas/anti riba. Ajukan proposal kerjasama. InsyaAllah ada pengusaha yang tertarik untuk menanam modal.
Bisa juga gabung ke grup alumni sekolah/kuliah. Bentuk grup kerjasama syar'i. Ada member yang jadi pemodal ada yang pelaku usaha.
2. Ajukan proposal kerjasama/pinjaman ke koperasi syariah. Sudah ada yang full syar'i, insyaAllah. Ustadz Erwandi membina beberapa.
3. Jual aset, motor, mobil, tanah, rumah,
4. Kerja ikut orang kumpulan modal dulu, baru mulai usaha pakai modal yang terkumpul.
5. Pinjam ke orang tua
6. Pinjam ke saudara
Belum berhasil juga?
Ya sudah, kerja ikut orang aja. Jadi karyawan.
Yang menentukan derajat adalah ketaqwaan. Bukan gengsi/jabatan. 
Terus kalau mau beli rumah gimana?
Harga sekarang naik terus.
Kalau cuma ngandalin gaji bulanan gak bakal cukup.
Lha itu udah terjawab sendiri. Gak cukup ya gak beli.
Gak perlu diajarin lagi lah. Anak SD pun tau. Kalau pengin beli ya nabung dulu. Kalau udah kumpul baru beli.
Kalau mau trik, nabungnya dikit-dikit. Beliin emas/tanah. Kalau udah kumpul, jual, beli rumah.
Dan lagi-lagi ingat, yang menentukan kebahagiaan adalah adanya berkah. Bukan rumah yang mewah.
Permisalan:
Orang yang hidup ngontrak rumah, pindah-pindah, takut kepada Allah dan tak mau transaksi riba, itu derajatnya jauh di atas orang yang punya rumah tapi menghalalkan riba, dalam kondisi ini.
Gak perlu nulisin dalil, ya
Kalau beneran butuh beli rumah, kredit dan syar'i. Ada. Ada komunitasnya juga
Tapi tetep kita sendiri harus belajar juga. Jangan malah kalau nemu kredit syar'i yang ternyata gak syar'i, kita malah bilang,
"Lha wong namanya udah ada syar'inya kok"
Punya rumah sendiri : gak wajib, sunnah pun enggak
Menghindari riba : wajib
Sebenarnya Islam sudah solutif.
Hanya saja solusinya tidak cocok dengan hawa nafsu kita 
Fahad G.
.
@indonesiabertauhidofficial



Miss Islam Solutif? 

.

The most frequently appearing are like this picture.

And looks like this:

If it continues, it's usury solution gimana?

What if it takes capital to start businesses?

What if it takes capital to buy a House/credit?

This answers my version 

If needed the capital to businesses:

1. Join a community of entrepreneurs free/anti usury. Submit a proposal for cooperation. God willing there are entrepreneurs who are keen to invest.

Could also merge to the school/college alumni group. A form of group cooperation syar'i. There is a member that so there are trade financiers.

2. Submit proposals of cooperation/loans to cooperatives. There's already a full one, God willing. Ustadz Erwandi build some.

3. sell the asset, motor, car, land, homes,

4. The Working Group first capital people participated, just beginning to venture capital accumulated usage.

5. Loan to parents

6. Loan to brother

Have not managed well?

Yes already, work join the person wrote. So the employees.

That determines the degree of is devotion. Not the prestige/Office. 

Keep if you want to buy a House gimana?

Prices are now rising steadily.

If it's just ngandalin monthly salary would not be enough.

LHA were already answered yourself. Not quite a Yes do not buy.

Not need to diajarin anymore lah. Elementary school children ever know. If it wanted to buy ya nabung dulu. If you've just bought gatherings.

If you want to trick, little nabungnya-little. Beliin gold/ground. If you've gathered, sell, buy a House.

And again remember, which determine happiness is a blessing. Not a luxury home.

Permisalan:

People living ngontrak home, move-move, fear Allah and do not want that degree of usury, dealings far above those who have homes but justifies usury, in these conditions.

No need to nulisin the proposition, Yes

If it really needed to buy a home, credit and syar'i. There are. There are also community

But tetep we ourselves must learn as well. Don't even if a legitimate credit nemu no syar'i, we even said,

 "Lha wong kok udah ada set by sharee'ah name "

Have a House of her own: not mandatory, any sunnah baseball

Avoid usury: compulsory

In fact Islam is already solutif.

It's just that the solution does not fit with our passions 

Fahad G.

.

@indonesiabertauhidofficial

0 Response to "Merindukan Islam Yang Solutif"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel