-->

SIKAP Ustadz Abdul Somad TERHADAP BASHAR AL-ASSAD & KONFLIK DI SURIAH.


SIKAP KAMI TERHADAP BASHAR AL-ASSAD & KONFLIK DI SURIAH.

Oleh: Ustadz Abdul Somad, Lc. MA

Belakangan, tidak sedikit fitnah yang dihembuskan oleh kaum liberal dan sekuler yang hendak mengkaburkan hakikat sebenarnya yang terjadi di Suriah agar ummat menjadi terpecah dan rancu terhadap kebenaran. ada konspirasi besar untuk menutup-nutupi kenyataan yang terjadi di Suriah melalui “news framing” dengan tujuan mengacaukan kesadaran kita terhadap kenyataan yang ada. kami melihat disana ada “agenda setting” Syi’ah internasional -yang dibantu para penjajanya dari kalangan liberalis- yang mendompleng berhembusnya Arab Spring untuk menguasai negeri-negeri aswaja (Sunni). Diantaranya ialah mereka menerapkan strategi “brain washing” dengan cara membanjiri media dengan analis manipulatif, fakta yang dibuat-buat, dan informasi palsu dengan mengabaikan kenyataan yang sesungguhnya.

Berikut ini kami kemukakan kepada pembaca yang budiman tentang hakikat konflik yang tengah bergejolak di Suriah yang juga menjadi mauqif/sikap kami terhadapnya sampai hari ini.

1=> Sikap kami terhadap sekte Syi’ah sebagaimana fatwa para Imam mazhab yang empat. Empat Imam Mazhab sepakat menyatakan bahwa syi’ah rafidhah adalah sekte sesat yang sulit lepas dari kekafiran. juga berdasarkan keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) bulan Jumadil Akhir 1404 H/Maret 1984 M yang diketuai oleh Prof.Dr.KH.Ibrahim Hosen, LML; bahwa SYI’AH ADALAH AJARAN SESAT & MENYESATKAN.

Imam Syafi’i Rahimahullah mengatakan:

لَمْ أَرَ أَحَداً مِنْ أَصْحَابِ الْأَهْوَاءِ أَشْهَدُ بِالزُّورِ مِنَ الرَّافِضَةِ

“Aku belum pernah melihat suatu kaum yang paling dusta melebihi Syi’ah Rafidhah”.

2=> Adapun pembagian Syi’ah menjadi tiga golongan; yaitu Syiah Ghulat, Syiah Rafidhah, dan Syiah moderat (zaidiyyah). maka secara tekstual kami tidak mengingkari pembagian tersebut. Karena memang dalam teori sejarah aliran klasik, Syi’ah memang terpecah menjadi beberapa kelompok diantaranya adalah SYI’AH ZAIDIYYAH (syi’ah moderat). dimana ia hanya menganggap Sayyidina Ali Bin Thalib Radhiyallahu’anhu lebih utama dari seluruh Sahabat yang ada namun tidak mengkafirkan tiga sahabat sebelumnya yaitu Abu Bakar, Umar, dan Utsman. namun secara kontekstual, kami membangun sikap sebagai berikut:

- Syi’ah Zaidiyyah tidak ada di indonesia. Syi’ah Zaidiyyah hanya terdapat di sejumlah wilayah timur tengah, itupun nyaris punah. (Penelitian dan pengkajian Anggota Komisi MUI pusat, Ustad Fahmi Salim,Lc.MA)

- Syi’ah yang berkembang di seantero dunia dan termasuk indonesia adalah SYI’AH IMAMIYYAH ITSNA ASYARIYYAH (SYI’AH 12 IMAM) yang berpusat di Iran. (buku panduan MUI, mengenal & mewaspadai penyimpangan Syi’ah di Indonesia)

3=> KONFLIK SURIAH adalah murni peperangan antara aswaja dengan rezim syi’ah nushairiyyah. Penduduk suriah umumnya adalah aswaja (ahlus sunah wal jama’ah) syafi’iyyah asy’ariyyah dan penganut thariqat. Syi’ah Nushairiyyah adalah aliran syi'ah kebatinan yang lebih ekstrim dari Syi’ah Rafidhah. “Nushairiyyah” adalah nisbat/penyandaran kepada seorang bernama Muhammad Bin Nashir Al-Farisi. diantara Aqidah ushul mereka ialah: Ali Bin Abi Thalib memiliki sifat-sifat Ilahiyyah (ketuhanan), mengagungkan Abdurahman Bin Muljam sang pembunuh Sayyidina Ali bin Abi Thalib dengan alasan bahwa Abdurahman bin muljam telah berjasa membebaskan ruh Ali bin Abi Thalib dari kezaliman jasadnya. (Sumber: kitab Tha’ifah An-Nushairiyyah karya Syaikh Dr. Sulaiman Al-Halaby)

4=> BASHAR AL-ASSAD/PRESIDEN SURIAH adalah seorang Syi’ah Bathiniyyah (syi’ah nushairiyyah) yang juga menganut ideologi Ba’ts (sosialis arab). istrinya pun seorang wanita Syi’ah yang lahir di inggris. Dia (Bashar Al-Assad) telah membunuhi kaum Muslimin secara massif baik laki-laki maupun wanita, orang tua, orang muda, dan anak-anak. dengan kata lain, ia TELAH MENGHALALKAN DARAH KAUM MUSLIMIN. Kekejaman Bashar Al-Assad terhadap kaum Muslimin sama seperti kekejaman Komunis Soviet, Komunis Albania, Komunis di Asia Tengah, dan lain sebagainya. Bashar Al-Assad adalah penjahat kemanusiaan seperti Hitler, Stalin, Lenin, Polpot, dan lain sebagainya. PENDAPAT INI kami ambil dari guru kami seorang Ulama ahli hadits Suriah bernama SYAIKH MUWAFFAQ, mursyid thariqat syadziliyyah di Suriah yang kami telah mendapatkan SANAD darinya.

5=> Bashar Al-Assad telah menghancurkan negara Suriah berikut bangunan-bangunannya, termasuk sarana-sarana dan instalasi kehidupan; seperti rumah sakit, pasar, dan lain sebagainya dengan senjata berat, pesawat tempur, tank, rudal, serta bom birmil. 200 ribu warga sipil berjatuhan dan nyawa terus melayang sampai sekarang. Perbuatannya sama dengan perbuatan Amerika & Sekutu ketika menghancurkan Iraq pada tahun 1991 dan 2003, dan menghancurkan Afghanistan pada tahun 2001. Tidak sampai disitu, Bashar Al-Assad juga mendatangkan kekuatan kafir Rusia untuk menggempur kaum Muslimin dan menghancurkan kota-kota. Padahal Rusia (dulu bernama Uni Soviet) adalah musuh Islam di Afghanistan sehingga ulama memfatwakan jihad fii sabilillah. Posisi Bashar Al-Assad dalam hal ini sama seperti Najibula, pemimpin boneka Afghanistan ketika itu.

6=> Sejarah mencatat, kejahatan rezim Assad tidak hanya zaman sekarang tetapi pada tahun 1982 mereka juga melakukan “Pembantaian Hamma” mengorbankan 50 ribu nyawa warga sipil ketika itu (termasuk anak-anak dan kaum wanita). dendam kesumat Bashar Al-Assad terhadap MUSLIM SUNNI sangat jelas terlihat dari hadirnya kekuatan Syi’ah Iran, Iraq, Hizbullata Libanon pimpinan Hasan Nashrullata, dan Syi’ah Afghanistan yang membantu Bashar Al-Assad. tentunya kesamaan ideologis yang membuat mereka bersatu. ketika Bashar Al-Assad terhambat untuk membantai warga Suriah dengan kekuatan sendiri, dia meminta bantuan Iran, Iraq, dan Hizbullata Libanon. Ketika itu terhambat juga, dia pun meminta bantuan kafir RUSIA. bahkan negara komunis china pun ikut turun mendukung Bashar Al-Assad.

7=> Berdasarkan semua kenyataan ini, maka kami pun turut MELAKNAT Bashar Al-Assad dan mendo’akan kecelakaan untuknya. dalam perkara melaknat orang kafir dan zhalim yang masih hidup secara mu’ayyan (personal), maka kami hanya mengikuti sejumlah dalil dan para Ulama:

- Hadits tentang sumur Badr yang diriwayatkan imam bukhari dalam shahihnya. dimana tatkala itu ‘Amru bin Hisyam, ‘Uqbah Bin Abi Mu’aith, dan Walid Bin ‘Utbah mati disiksa kemudian di masukkan dalam sumur Badr, lalu Rasul shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

واتبع اصحاب القليب لعنة

“semoga laknat Allah mengiringi pemilik sumur ini”

- Laknat ulama salaf terhadap Jahm bin Shafwan.

قال يزيد بن هارون لعن الله الجهم ومن قال بقوله

Yazid bin Harun  berkata, “Semoga Allah melaknat Jahm dan orang yang berucap dengan ucapannya”.

- Syaikh Adnan Ar‘ur (Ulama Suriah) melaknat Bashar Al-Assad.

- Ulama MIUMI (Syaikh DR.Haikal Hasan) juga mengajak untuk melaknat Bashar Al-Assad dan sekutunya.

8=> Hasil muktamar ulama sedunia yang di selenggarakan oleh Internasional Islamic Coordination Council (IICC) bertajuk: “Sikap Ulama Umat Terhadap Konflik Suriah” yang berlangsung di Mesir pada tanggal 4 Sya’ban 1434 H/13 Juni 2013 M yang dihadiri oleh lebih dari 500 tokoh dan ulama Ahlus Sunnah waljamaah dari 50 negara yang berkumpul untuk menyatukan sikap terhadap konflik Suriah, dimana mereka memandang perlunya PERSATUAN UMMAT ISLAM SUNNI DALAM MELAWAN KEPENTINGAN SYI’AH DI BUMI SYAM, SURIAH. ditambah campur tangan Hizbullata di Libanon dan Iran -yang notabene beraliran Syiah Rafidhah-.

9=> Pada sesi pembukaan muktamar, sambutan Grand Syaikh Al-Azhar dibacakan oleh Syaikh Dr.Hasan Syafi’i yang isinya: AL-AZHAR SECARA TEGAS MENOLAK EKSISTENSI REZIM BASHAR AL-ASSAD YANG HINGGA KINI TERUS MENERUS MEMBUNUHI RAKYAT SURIAH YANG HAMPIR SELURUHNYA MUSLIM SUNNI. Sambutan ini senada dengan pernyataan mantan Syaikhul Azhar Prof. Dr. Muhammad Sayyid Thanthawi pada hari Selasa 16 Juni 2009 dalam sebuah pertemuan dengan pelajar Saudi Arabia, dimana beliau menyatakan dengan tegas:

انه لا مكان ولا وجود لشيعة كمذهب لان مصر دولة سنية ولن تقبل بنشر التشيع في بلادنا

“Mesir adalah negeri Sunni dan dia tidak akan pernah menerima penyebaran faham Syiah di negeri kami ini”.

MUKTAMAR INTERNASIONAL yang diantaranya dihadiri para Alim ulama mewakili Indonesia semisal Syaikh Dr.Ahmad Zain An-Najah (DDII) dan Syaikh Farid Ahmad Okbah (MIUMI) ini melahirkan “11 Butir Resolusi” terkait konflik di Suriah, diantaranya: kewajiban syar’i umat muslim berjihad di Suriah, perang di Suriah adalah perang terhadap Islam, menyerukan persatuan umat muslim sunni seluruh dunia, apresiasi terhadap peran pemerintah Turki dan Qatar, dan seruan terhadap para pemimpin Arab dan Organisai Negara Teluk (CCASG) untuk membantu perjuangan rakyat Suriah, seruan terhadap umat Islam untuk memboikot produk-produk Iran, dan mengecam kepada segenap pihak yang mengklasifikasi dan menilai sebagian organisasi pejuang kebebasan rakyat Suriah sebagai aksi teroris dan terorisme, dan lain sebagainya.

10=> Sikap Syaikh Said Ramadhan Al-Bouthi (ulama aswaja terkemuka di Suriah) yang dianggap mendukung pemerintahan Bashar Al-Assad, maka kami telah menanyakannya langsung kepada Al-Muhaddits Asy-Syaikh Muwaffaq (mursyid thareqat syadziliyyah yang memberi sanad kepada kami) dan beliau mengatakan:
هو رجل عالم زاهد مخدوع

“...beliau (Syaikh Al-Bouthi) adalah seorang yang ‘aalim, zuhud, tetapi tertipu dan di khianati”.

Terbukti, wafatnya Syaikh Said Ramadhan Al-Bouthi dalam “serangan bom” di masjid Al-Iman damaskus bersama sejumlah muridnya diyakini oleh para Ulama Suriah sebagai perbuatan tentara Bashar Al-Assad sendiri dengan penuh perencanaan sebab masjid tempat Syaikh Al-Bouthi mengajar merupakan masjid yang paling ketat kawalan keselamatannya. Dan mengapa hanya sedikit bekas yang terbakar jika yang terjadi benar-benar serangan bom?

Sebuah analisa menyebutkan, sejak lama Syaikh Al-Bouthi dikelilingi pengawalan militer Bashar Al-Assad. Kemanapun Syaikh Al-Bouthi pergi, puluhan pengawal dan intelijen rezim Bashar Al-Assad menyertai atau membuntutinya. Bashar Al-Assad frustasi dengan semakin banyaknya pejabat-pejabat (termasuk Menhan) yang membelot ke pejuang Suriah. Ia khawatir dengan Syaikh Al-Bouthi yang dikabarkan akan lari dari Damaskus. Maka ia pun memutuskan untuk membunuh ulama terkemuka itu dengan modus seakan terjadi bom bunuh diri oleh pejuang Suriah sehingga masyarakat akan membenci kelompok pejuang.

Demikian sikap kami terhadap Bashar Al-Assad  dan konflik suriah. semoga Allah menolong kaum Muslimin di suriah, menolong para pejuang Suriah, memberi kekuatan pada rakyat Suriah yang terjajah, semoga Allah menyaksikan mereka yang gugur sebagai Syuhada’, dan semoga Allah melaknat para penjajah dan orang-orang zhalim dari kalangan Syi’ah dan sekutunya dimanapun mereka berada dan memporak-porandakan barisan mereka. Aamiin.
Sumber : Fp Ustadz Abdul Somad عبد الصمد .


OUR ATTITUDE AGAINST BASHAR AL-ASSAD OF SYRIA CONFLICT &.

By: Abd Al-Ustadz Somad, Lc., MA

Later on, not least slander that is exhaled by the Liberals and secular who wanted to mengkaburkan the fact is actually happening in Syria so that the Muslims be split and ambiguous to the truth. There is a large conspiracy to cover-up the fact that happened in Syria through "news framing" with the intention of screwing up our consciousness against reality. We see there is no "agenda setting" an international Shi'a-assisted the penjajanya from among the Liberals – the Arab berhembusnya mendompleng Spring for control of the lands of aswaja (Sunni). Among them is that they implement the strategy of "brain washing" by flooding the media with analysts manipulative, contrived, and the fact that false information by ignoring reality.

Here is our concern to readers dear reader about the nature of the conflict being churned in Syria who also became our attitude against him/mauqif to this day.

1 = our Attitude against the sect > Shiites as the fatwas of the scholars of the four Priests. Four Imams Shi'a Sects agreed stating that rafidhah is a hard perverted cult of disbelief. also based on the decision of the Assembly of the Ulama Indonesia (MUI) in the National Working Meeting (Rakernas) month of Jumadil End March 1404 H/1984 M, chaired by Prof. Dr. KH. Ibrahim Hosen, LML; that the Shiites are HERESY & is misleading.

Imam Al-Shaafa'i Allaah says:

لَمْ أَرَ أَحَداً مِنْ أَصْحَابِ الْأَهْوَاءِ أَشْهَدُ بِالزُّورِ مِنَ الرَّافِضَةِ

"I've never seen a people who most Shi'a Rafidhah exceeds the lie".

2 = > as for Shi'ite divisions into three classes; namely the Syiah Ghulat Shia, Shia Rafidhah, and moderate (zaidism). then our textual basis did not disavow the Division. Because in theory the classical flow history, Shiites are indeed split into several groups including Shiites ZAIDISM (moderate Shi'a). where he only considers Sayyidina Ali Ibn Talib Radhiyallahu'anhu better than the rest of friends there but not the previous three mengkafirkan namely Abu Bakr, Umar, and Uthman. However, contextually, we build a stance as follows:

-Shi'a Zaidism doesn't exist in indonesia. Shi'a Zaidism is only found in certain regions of the Middle East, and even then almost extinct. (Research and studies centre of the MUI Commission members, Ustad Salim Fahmi, Lc. MA)

The growing Shi'a-across the world and includes a Shiite IMAMIYYAH ITSNA indonesia is ASYARIYYAH (12 Shi'a IMAM) based in Iran. (guidebooks MUI, know aware of irregularities in the Shi'a & Indonesia)

3 = > SYRIAN CONFLICT is purely a battle between Shiite regime with aswaja nushairiyyah. Syria's population is aswaja (ahlus Sunnah wal jama'ah) shaafa'is asy'ariyyah and adherents of thariqat. Shi'a Shi'ite flow Nushairiyyah is psychotherapy is more extreme than the Shi'ite Rafidhah. "Nushairiyyah" is a penyandaran/nisbat named Muhammad ibn Nasir Al-Pharisees. among them is Aqeedah Usul: Ali Ibn Abi Talib had Ilahiyyah properties (the Godhead), Abdurahman Ibn Muljam glorifies the murderers of Sayyidina Ali on the grounds that Abdurahman Ibn muljam has been credited with freeing the spirit of Ali bin Abi Talib from the terrors his body. (Source: the book of Tha'ifah An-Nushairiyyah works of Shaykh Dr. Sulaymaan Al-Halaby)

4 = > BASHAR AL-ASSAD/SYRIAN PRESIDENT is an Bathiniyyah Shi'a (Shi'ite nushairiyyah) who also embraced the ideology of the Ba'ts (arab Socialist). his wife any Shiite who was born a woman in England. He (Bashar Al-Assad) have been killing innocent Muslims in the massif of both men and women, old people, young people, and children. in other words, it JUSTIFIES the BLOOD of the MUSLIMS. The cruelty of Bashar Al-Assad against the Muslims the same as Soviet Communist atrocities, Communist Albania, Communist rule in Central Asia, and others. Bashar Al-Assad are criminals of humanity like Hitler, Lenin, Stalin, Polpot, etc. THIS was the VIEW we take of our teachers a hadith scholars Syria named SHAYKH MUWAFFAQ, Murshid thariqat syadziliyyah in Syria which we have gained from it. ISNAAD

5 = > Bashar Al-Assad has ruined the country Syria here the buildings, including installation and means life; such as hospitals, markets, and so on with heavy weapons, fighter planes, tanks, missiles, and bombs birmil. 200 thousand civilians fall and lives continue to drift up until now. What he had done the same with American Allies while destroying & Iraq in 1991 and 2003, and destroy Afghanistan in 2001. Not up there, Bashar Al-Assad also bring the power of pagan Russia stormed to the Muslims and destroying cities. Whereas Russia (formerly Soviet Union) are the enemies of Islam in Afghanistan so that cleric memfatwakan jihad fii sabilillah. Bashar Al-Assad's position in this case is the same as Najibula, the leader of Afghanistan when it's stuffed.

6 = > history recorded, Assad's regime crimes not only today but in 1982 they also do "massacre of Hamma" sacrificing 50 thousand of lives of civilians when it (including children and women). revenge kesumat Bashar Al-Assad against SUNNI MUSLIMS are very clearly visible from the Shi'ite power Iran, the presence of Iraq, the leadership of Lebanon Hizbullata Hasan Nashrullata, a Shiite who helped Afghanistan and Bashar Al-Assad. certainly the ideological similarities that make them United. When Bashar Al-Assad is hampered to slaughter the citizens of Syria by force alone, he enlisted the help of Iran, Iraq, Lebanon, and Hizbullata. When it is hampered, too, he enlisted the help of pagan Russia. even Communist china join the any dropped support of Bashar Al-Assad.

7 = > based on all of this reality, then we shaped the CURSED Bashar Al-Assad and praying for an accident for him. in the things of the cursed infidels and zhalim living in mu'ayyan (personal), so we just followed a number of propositions and the scholars:

-The hadeeth about the wells of Badr, which was narrated by imam Al-bukhaari in his Saheeh. where and when was ' Amr bin Hisham, ' ' Uqbah Bin Abi Mu'aith, Ibn ' Utbah and Walid died tortured then enter in the wells of Badr, and then the Apostle shallallaahu ' alaihi wa sallam said:

واتبع اصحاب القليب لعنة

"may God accompany anathema owners well this"

-Anathema salaf against Jahmite bin Shafwan.

قال يزيد بن هارون لعن الله الجهم ومن قال بقوله

Yazid Ibn Harun said, "may Allah cursed Jahmite and people who spoke with the utterance".

-Shaykh Adnan Ar'ur (scholars of Syria) cursed Bashar Al-Assad.

-Cleric (MIUMI Shaykh DR. Haikal Hasan) also invite to cursed Bashar Al-Assad and his ally.

8 = > main Results the world's scholars have held by International Islamic Coordination Council (IICC) entitled: "the attitude of the scholars of the people Against Syria Conflict" which took place in Egypt on 4 Sha'baan 1434 Ah/13 June 2013 M which was attended by more than 500 Ahlus Sunnah scholars and figures waljamaah from 50 countries gathered to unify stance towards Syria conflict, where they saw the necessity of the UNITY of SUNNI MUSLIMS AGAINST Shiite INTERESTS on EARTH sham, Syria. plus the intervention of Hizbullata in Lebanon and Iran-that in fact Shia-Rafidhah-.

9 = opening session On procuring >, greeting the Grand Shaykh of Al-Azhar by Shaykh Dr. Hasan al-Shaafa'i wherein AL-AZHAR EXPRESSLY REJECTS the EXISTENCE of the REGIME of BASHAR AL-ASSAD who is CONTINUOUSLY KILLING INNOCENT SYRIAN PEOPLE who are ALMOST ENTIRELY SUNNI MUSLIMS. This greeting is with former Shaykh al-Azhar University, Prof. Dr. Muhammad Sayyid Thanthawi on Tuesday June 16, 2009 at a meeting with students in Saudi Arabia, where he stated flatly:

انه لا مكان ولا وجود لشيعة كمذهب لان مصر دولة سنية ولن تقبل بنشر التشيع في بلادنا

"Egypt is the country's Sunnis and he would never accept the spread of Shia schools of our country".

International CONGRESS of whom attended the Pious ulema representing Indonesia such as Shaykh Dr. Ahmad Zain An-Najah (DDII) and Shaykh Farid Ahmad Okbah (MIUMI) this gave birth to the "11 Grain Resolution" related conflict in Syria, including Islamic obligations: Muslims Jihad in Syria, Syria in war is a war against Islam, calling for the unity of sunni Muslims around the world, appreciation of the role of the Government of Turkey and Qatar, and a rallying cry against the leaders of the Arab and Gulf Country Organizations (CCASG) to help the struggle of the people of Syria, a cry against Muslims to boycott products of Iran, dismissing all the parties that classifying and assessing people's freedom fighter organization portion of Syria as terrorist acts and terrorism , and so on.

10 = > attitude of Shaykh Sa'id Ramadan Al-Bouthi (the leading aswaja scholars in Syria) supports the Government of Bashar Al-Assad, then we have to ask directly to Al-Muhaddits ash-Shaykh Muwaffaq (Murshid thareqat syadziliyyah giving isnaad to us) and he says:

هو رجل عالم زاهد مخدوع

"... He (Shaykh Al-Bouthi) is an ' aalim, piety, but were deceived and in khianati".

The proof of the death of Sheikh Said Ramadan Al-Bouthi in the "bomb attack" on the Al-Iman mosque of Damascus along with a number of his disciples believed by scholars Syria as the deeds of the army of Bashar Al-Assad himself with complete planning because the mosque is a place of Shaykh Al-Bouthi mosque that is teaching the most stringent control of his salvation. And why only a few traces of burning if it happens really bomb attacks?

An analysis of mentions, since old Shaykh Al-Bouthi surrounded a military escort for Bashar Al-Assad. Wherever the Shaykh Al-Bouthi went off, dozens of bodyguards and intelligence regime of Bashar Al-Assad joined or membuntutinya. Bashar Al-Assad are frustrated with the growing number of officials (including the Secretary of Defense) that fighters defected to Syria. He was worried by the Shaykh Al-Bouthi who is rumored to be run from Damascus. So he decided to kill leading clerics that with mode as if going on suicide bombings by fighters Syria so that people will hate the Group of fighters.

So our attitude towards Bashar Al-Assad and Syrian conflicts. may Allah helped the Muslims in Syria, Syria, fighters helped give people the power of Syria who colonized, may God witness those who fell as Martyrs ', and may Allah cursed invaders and the people of zhalim among Shiites and their allies wherever they are shattering porandakan their ranks. Aamiin.

Source: Fp Ustadz Abdul عبد الصمد Somad.

0 Response to "SIKAP Ustadz Abdul Somad TERHADAP BASHAR AL-ASSAD & KONFLIK DI SURIAH."

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel