Didiklah Anak Sebagai BUDAK Dari Sekarang Supaya Tidak Menjadi RAJA
6.26.2018
Add Comment
Didiklah Anak Sebagai BUDAK Dari Sekarang Supaya Tidak Menjadi RAJA
💝Mendidik anak sebagai ‘budak’. Judulnya seperti bercanda, tapi itulah esensi mendidik anak-anak sekarang ini.
💝Mungkin tidak banyak yang setuju dengan fakta ini. Terutama orang tua yang melihat bahwa anak tersebut perlu diperlakukan dengan hati-hati.
💝Anda pernah melihat kejadian dimana ibu sibuk bekerja di rumah, seperti mencuci, mengepel, memasak dan bahkan membereskan kamar anak.
Padahal, si ibu memiliki 2-3 anak gadis duduk di depan TV, atau bermain handphone atau laptop di depannya.
Nah .. ketika mereka diminta untuk membantu …. Terus mengeluh, tidak mau, malas dan beberapa yang alasan lainnya.
Ini lebih parah lagi, ada pula yang pergi.. merajuk dan cuek.. padahal hanya karena diminta untuk menutup kran air di dapur. Uhh ..
Kadang sampai berteriak pun mereka tidak peduli… hurmmm ..
Bahkan anak laki-laki pun, tidak mau melakukan pekerjaan yang dilakukan anak perempuan? Gak macho katanya .. perasaan terbebani seperti lengket di atas lem saja.. beugh….
💝Budaya Anak Menjadi ‘Raja’ semakin meluas
Budaya anak menjadi raja semakin meluas sekarang ini.
Untuk alasan apa? Karena mereka belum merasakan dididik menjadi ‘budak’ sejak kecil.
💝Banyak pasangan yang terlalu sayang kepada anak-anak. Keinginan anak-anak semua diikuti.
Mereka tidak diajarkan untuk memahami kesulitan dan kesulitan orang tua mereka.
Ya, orang tuanya kaya .. tapi ingin anak menjadi sukses.. tidak mudah.
Bila para orang tua diberi saran agar jangan manjakan anak Anda. Inilah jawaban mereka …
“Tidak apa-apa mereka masih anak-anak..”
“Jangan biarkan anak laki-laki mengerjakannya, seperti pelayan aja..”
Jika begiini alasannya, maka orang tua bersiaplah untuk menjadi “budak” bagi anak di masa tua?
Tidak hanya itu …
Ada anak yang sudah sampai menikah masih menyusahkan orang tua untuk membereskan barangnya.
Hal ini banyak terjadi, dan kita sendiri telah berkali-kali melihat dengan mata kepala sendiri.
Ini kenyataan.
Hal ini terjadi di dunia sekarang ini. Pakaian anak dan mantu masih ibu yang mencuci.
Padahal usia lebih dari 30 tahun … mau makan pun ibu yang masak…
💝Anak-anak yang tidak dididik dengan melakukan pekerjaan sejak kecil, mereka akan canggung melakukannya saat mereka telah dewasa.
Kalau sudah tejadi demikian, mereka melakukannya kurang tulus dan terpaksa saja. Mereka akan melakukannya hanya saat disuruh.
Kita tidak ingin orang tua menghukum anaknya.
💝Dalam mendidik anak.
Orangtua harus sadar, mulai dari anak usia 2 tahun, mereka perlu dipelihara dan dididik menjadi ‘budak’. mengarahkan mereka melakukan sesuatu, kadang seperti memaksanya padahal semua itu buat kebaikan anak di masa depannya.
🔜Jangan terlalu lembut.
🔜Jangan terlalu kasihan kepada anak-anak
🔜Jangan terlalu manja
🔜Ajari mereka banyak kerja keras sejak kecil
🔜Ajari mereka tentang pekerjaan rumah
🔜Ajari mereka arti hidup. Memupuk kesadaran di dalamnya
🔜Ajari anak perempuan untuk bekerja membersihkan, memasak, mencuci rumah dan segala jenis pekerjaan rumah.
Ajari putri Anda tentang kebersihan, terutama kebersihan pribadi.
Anak laki-laki mulai terbiasa enteng tangan.
Ajarkan anak laki-laki juga untuk melakukan pekerjaan seperti berenang, memperbaiki pipa air, menebang pohon dan banyak lagi.
Jika memungkinkan, ajarkan juga apa yang cewek suka memasak. Tidak ada salahnya, tapi itu akan menjadi bonus sebagai orang dewasa.
💝Anak Kita, Belajar dari Kita.
💝Ajarkan dan didik mereka dengan cinta tapi perlu tegas dan pastikan mereka mengikuti instruksinya.
💝Biarkan dididik sebagai Budak, jangan sampai bila merekabesar menjadi raja. Dan yang paling ditakuti, berubah menjadi anak durhaka
Semoga Bermanfaat 🤝
Copas dari WAG JKH
FB : Hilmi Firdausi
FP : Kajian Hilmiyah
IG-Twitter : @hilmi28
Didiklah Children As Slaves From Now So As Not To Become King
💝Mendidik children as ' slave '. The title is like a joke, but that's the essence of educating children today.
💝Mungkin not much agree with this fact. Especially older people who see that the child needs to be treated with caution.
💝Anda never seen events where busy moms work at home, such as washing, scrubbing, cooking and even cleared up the room.
Whereas, the mother has a 2-3 older girl sitting in front of the TV, or play a mobile phone or laptop in front of him.
Well.. When they asked for help .... Continue to complain, not, lazy and some other reasons.
Worse yet, there is also a go ... sulk and Justin ... but just because it was asked to shut down the water faucets in the kitchen. Uhh ...
Sometimes to shout they don't care ... hurmmm ...
Even the boys, however, did not want to do the job done girls? Not macho said.. feeling overburdened as sticky on top of glue only.. beugh ....
💝Budaya child becomes ' King ' increasingly widespread
The culture of the child became King of increasingly widespread nowadays.
For what reason? Because they haven't felt educated become ' slaves ' since childhood.
💝Banyak couples are too dear to children. The desire of children all followed.
They are not taught to understand the difficulties and the difficulties their parents.
Yes, his parents rich ... but the children want to be successful ... It's not easy.
When parents are given advice so don't spoil your child. Here's their answer ...
"It's okay they are still kids."
"Don't let the boys do it, as the waitress wrote.."
If the reason is begiini, then the parents prepare to become "slaves" for children in old age?
Not only that ...
There is a child who is already married is still troublesome to parents to take care of the goods.
This is a lot going on, and we ourselves have many times seen with my own eyes.
This reality.
This is the case in today's world. Children's clothing and the law is still a mother washing.
Whereas the age of more than 30 years ... want to eat any moms who cook ...
💝Anak-children who are not educated to do the job since childhood, they'll be awkward doing it when they've grown up.
When it's tejadi so, they do so less of heartfelt and had to go. They will do so only when asked.
We do not want a parent to punish his son.
💝Dalam educating the child.
Parents should be aware of, from children aged 2 years old, they need to be nurtured and educated to become ' slaves '. directing them to do something, such as forcing but it all made good of children in his future.
🔜Jangan is too soft.
🔜Jangan too sorry for the kids
🔜Jangan too spoiled
🔜Ajari them a lot of hard work since childhood
🔜Ajari them about homework
🔜Ajari them the meaning of life. Fostering awareness therein
🔜Ajari girls to work cleaning the House, washing, cooking and all types of homework.
Teach your daughter about hygiene, especially personal hygiene.
Boys are getting used to lightly hand.
Teach boys to do the job as well as swimming, fixing water pipes, cutting down trees and much more.
If possible, teach is also what girls like cooking. It doesn't hurt, but it'll be a bonus as an adult.
💝Anak us, learn from us.
💝Ajarkan and educate them with love but need to firmly and make sure they follow the instructions.
💝Biarkan was educated as a slave, lest when merekabesar became King. And the most dreaded, transformed into a rebellious son
Hopefully useful 🤝
Copas from WAG JKH
FB: Hilmi Firdausi
FP: Hilmiyah Review
IG-Twitter: @hilmi28
💝Mendidik anak sebagai ‘budak’. Judulnya seperti bercanda, tapi itulah esensi mendidik anak-anak sekarang ini.
💝Mungkin tidak banyak yang setuju dengan fakta ini. Terutama orang tua yang melihat bahwa anak tersebut perlu diperlakukan dengan hati-hati.
💝Anda pernah melihat kejadian dimana ibu sibuk bekerja di rumah, seperti mencuci, mengepel, memasak dan bahkan membereskan kamar anak.
Padahal, si ibu memiliki 2-3 anak gadis duduk di depan TV, atau bermain handphone atau laptop di depannya.
Nah .. ketika mereka diminta untuk membantu …. Terus mengeluh, tidak mau, malas dan beberapa yang alasan lainnya.
Ini lebih parah lagi, ada pula yang pergi.. merajuk dan cuek.. padahal hanya karena diminta untuk menutup kran air di dapur. Uhh ..
Kadang sampai berteriak pun mereka tidak peduli… hurmmm ..
Bahkan anak laki-laki pun, tidak mau melakukan pekerjaan yang dilakukan anak perempuan? Gak macho katanya .. perasaan terbebani seperti lengket di atas lem saja.. beugh….
💝Budaya Anak Menjadi ‘Raja’ semakin meluas
Budaya anak menjadi raja semakin meluas sekarang ini.
Untuk alasan apa? Karena mereka belum merasakan dididik menjadi ‘budak’ sejak kecil.
💝Banyak pasangan yang terlalu sayang kepada anak-anak. Keinginan anak-anak semua diikuti.
Mereka tidak diajarkan untuk memahami kesulitan dan kesulitan orang tua mereka.
Ya, orang tuanya kaya .. tapi ingin anak menjadi sukses.. tidak mudah.
Bila para orang tua diberi saran agar jangan manjakan anak Anda. Inilah jawaban mereka …
“Tidak apa-apa mereka masih anak-anak..”
“Jangan biarkan anak laki-laki mengerjakannya, seperti pelayan aja..”
Jika begiini alasannya, maka orang tua bersiaplah untuk menjadi “budak” bagi anak di masa tua?
Tidak hanya itu …
Ada anak yang sudah sampai menikah masih menyusahkan orang tua untuk membereskan barangnya.
Hal ini banyak terjadi, dan kita sendiri telah berkali-kali melihat dengan mata kepala sendiri.
Ini kenyataan.
Hal ini terjadi di dunia sekarang ini. Pakaian anak dan mantu masih ibu yang mencuci.
Padahal usia lebih dari 30 tahun … mau makan pun ibu yang masak…
💝Anak-anak yang tidak dididik dengan melakukan pekerjaan sejak kecil, mereka akan canggung melakukannya saat mereka telah dewasa.
Kalau sudah tejadi demikian, mereka melakukannya kurang tulus dan terpaksa saja. Mereka akan melakukannya hanya saat disuruh.
Kita tidak ingin orang tua menghukum anaknya.
💝Dalam mendidik anak.
Orangtua harus sadar, mulai dari anak usia 2 tahun, mereka perlu dipelihara dan dididik menjadi ‘budak’. mengarahkan mereka melakukan sesuatu, kadang seperti memaksanya padahal semua itu buat kebaikan anak di masa depannya.
🔜Jangan terlalu lembut.
🔜Jangan terlalu kasihan kepada anak-anak
🔜Jangan terlalu manja
🔜Ajari mereka banyak kerja keras sejak kecil
🔜Ajari mereka tentang pekerjaan rumah
🔜Ajari mereka arti hidup. Memupuk kesadaran di dalamnya
🔜Ajari anak perempuan untuk bekerja membersihkan, memasak, mencuci rumah dan segala jenis pekerjaan rumah.
Ajari putri Anda tentang kebersihan, terutama kebersihan pribadi.
Anak laki-laki mulai terbiasa enteng tangan.
Ajarkan anak laki-laki juga untuk melakukan pekerjaan seperti berenang, memperbaiki pipa air, menebang pohon dan banyak lagi.
Jika memungkinkan, ajarkan juga apa yang cewek suka memasak. Tidak ada salahnya, tapi itu akan menjadi bonus sebagai orang dewasa.
💝Anak Kita, Belajar dari Kita.
💝Ajarkan dan didik mereka dengan cinta tapi perlu tegas dan pastikan mereka mengikuti instruksinya.
💝Biarkan dididik sebagai Budak, jangan sampai bila merekabesar menjadi raja. Dan yang paling ditakuti, berubah menjadi anak durhaka
Semoga Bermanfaat 🤝
Copas dari WAG JKH
FB : Hilmi Firdausi
FP : Kajian Hilmiyah
IG-Twitter : @hilmi28
Didiklah Children As Slaves From Now So As Not To Become King
💝Mendidik children as ' slave '. The title is like a joke, but that's the essence of educating children today.
💝Mungkin not much agree with this fact. Especially older people who see that the child needs to be treated with caution.
💝Anda never seen events where busy moms work at home, such as washing, scrubbing, cooking and even cleared up the room.
Whereas, the mother has a 2-3 older girl sitting in front of the TV, or play a mobile phone or laptop in front of him.
Well.. When they asked for help .... Continue to complain, not, lazy and some other reasons.
Worse yet, there is also a go ... sulk and Justin ... but just because it was asked to shut down the water faucets in the kitchen. Uhh ...
Sometimes to shout they don't care ... hurmmm ...
Even the boys, however, did not want to do the job done girls? Not macho said.. feeling overburdened as sticky on top of glue only.. beugh ....
💝Budaya child becomes ' King ' increasingly widespread
The culture of the child became King of increasingly widespread nowadays.
For what reason? Because they haven't felt educated become ' slaves ' since childhood.
💝Banyak couples are too dear to children. The desire of children all followed.
They are not taught to understand the difficulties and the difficulties their parents.
Yes, his parents rich ... but the children want to be successful ... It's not easy.
When parents are given advice so don't spoil your child. Here's their answer ...
"It's okay they are still kids."
"Don't let the boys do it, as the waitress wrote.."
If the reason is begiini, then the parents prepare to become "slaves" for children in old age?
Not only that ...
There is a child who is already married is still troublesome to parents to take care of the goods.
This is a lot going on, and we ourselves have many times seen with my own eyes.
This reality.
This is the case in today's world. Children's clothing and the law is still a mother washing.
Whereas the age of more than 30 years ... want to eat any moms who cook ...
💝Anak-children who are not educated to do the job since childhood, they'll be awkward doing it when they've grown up.
When it's tejadi so, they do so less of heartfelt and had to go. They will do so only when asked.
We do not want a parent to punish his son.
💝Dalam educating the child.
Parents should be aware of, from children aged 2 years old, they need to be nurtured and educated to become ' slaves '. directing them to do something, such as forcing but it all made good of children in his future.
🔜Jangan is too soft.
🔜Jangan too sorry for the kids
🔜Jangan too spoiled
🔜Ajari them a lot of hard work since childhood
🔜Ajari them about homework
🔜Ajari them the meaning of life. Fostering awareness therein
🔜Ajari girls to work cleaning the House, washing, cooking and all types of homework.
Teach your daughter about hygiene, especially personal hygiene.
Boys are getting used to lightly hand.
Teach boys to do the job as well as swimming, fixing water pipes, cutting down trees and much more.
If possible, teach is also what girls like cooking. It doesn't hurt, but it'll be a bonus as an adult.
💝Anak us, learn from us.
💝Ajarkan and educate them with love but need to firmly and make sure they follow the instructions.
💝Biarkan was educated as a slave, lest when merekabesar became King. And the most dreaded, transformed into a rebellious son
Hopefully useful 🤝
Copas from WAG JKH
FB: Hilmi Firdausi
FP: Hilmiyah Review
IG-Twitter: @hilmi28
0 Response to "Didiklah Anak Sebagai BUDAK Dari Sekarang Supaya Tidak Menjadi RAJA"
Post a Comment